Kamu mendekatiku ketika aku belum mengerti apa itu cinta.
Kamupun memberikan kasih sayang lewat tangan yang halus, lembut dan penuh keikhlasan.
Kamu menyayangiku dari jauh namun dekat dirasakan.
Kamu mencintaiku sangat.
Kamu yang mengajarkan aku tentang cinta dan kasih sayang.
Namun!!!!
Aku tidak menyadari itu sangat.
Aku mengabaikan kasih dan cintamu.
Aku memilih cinta dan sayang dari orang lain yang tidak akan pernah abadi dan hanya sesaat sampai aku tersesat dan tersiksa dalam kebutaan hati ini.
Saat itu...
Yang aku inginkan hanya ingin bercinta denganmu.
Tanpa mencintai dirimu dengan sepenuh hatiku.
Hanya ingin menghisap sari cintamu saja tanpa memberi apapun balasannya.
Aku tersadar....!!!!
Memahami dan mulai merasakan kasih dari dirimu.
Mengartikan maksud dari semua sayang dan cintamu selama ini.
Mencoba merasakan hangatnya dan lembutnya pelukan dan kepedulianmu yang sempat aku abaikan.
Aku kembali meminta kasih dan sayangmu.
Cinta dan kehangatanmu.
Peluk dan belai kasihmu.
Aku memohon untuk tetap tinggal bersamaku.
Berada disisiku.
Bahkan disekelilingku sehingga aku dapat merasa aman dan nyaman.
Kamupun rela menerima pintaku ini.
Tidak memperhitungkan seberapa banyak kesalahan dan rasa acuhhnya diriku.
Bahkan kamu berikan kedamaian, ketulusan, kasih sayang dan cintamu lebih dari sebelumnya.
Sehingga itu semua membuat rasa yang benar benar yakinakan cintamu.
Akan tetapi....
Sesekali bahkan lamanya waktu.
Kupalingkan kembali diriku dari dirimu.
Seakan akan aku tinggalkan lagi dirimu.
Tapi apa yang kamu lakukan.
Kamu hanya diam tanpa memohon untuk kembali.
Kamu terdiam dan hanya memerintahkan yang lain untuk tetap mengawasiku.
Sampai aku bisa kembali lagi kepadamu.
Dan aku merasakan kesepian.
Kesendirian, ketakutan dan kehilangan kebahagiaan ketika aku mendustai cintamu.
Sampai pada akhirnya aku akan terus memohon kepada dirimu.
Jangan biarkan aku lepas kembali dari pelukanmu lagi.
Ya Rabb....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar