Setelah hujan yang lebat.
Yang membasahi tanah.
Bahkan menyejukan udara disekitar.
Menyegarkan suasana hati.
Hadirlah mentari yang menghangatkan, menerangi dan sinarnya mampu mencerahkan alam raya.
dengan kuasanya, mata inipun di indahkannya.
Dengan kehadiran warna yang tidak ada bandingnya.
Manusia tidak akan mampu menciptakannya.
Dia adalah Pelangi.
Meskipun dia tidak pernah dan mungkin tidak akan pernah berujung sampai di bumi.
Sungguh mustahil untuk disentuh dengan tangan ini.
Itulah cara Tuhan untuk menjaga supaya tangan ini tidak bisa merusak dan melenyapkan keindahan tersebut.
Meskipun hanya sebentar dan sesingkat hidup manusia di bumi.
Tapi pelangi selalu di nantikan kehadirannya.
Saat itupun aku bertanya.
Haruskah Tuhan menciptakan gunung, Hutan dan semua penyeimbang yang ada di bumi ini seperti Pelangi?
Yang mana pelangi tidak akan bisa dan tidak ada ada seorangpun yang bisa merusaknya untuk dinikmati atas dasar keserakakahan hidup manusia sampai hilang sudah dan menyisakan kehancuran.
padahal kita menyadari kehilangannya mengancam kehidupan Manusia dan mahluk bumi lainnya.
Diskusikan itu dengan Alam wahai sahabatku dan juga para Manusia yang dimuliakan derajatnya.