Sehebat apa dirimu sehingga kamu berani melantangkan suara dihadapan kami.
Sehebat apa dirimu ketika kamu merentangkan tangan dan mengangkat jari tengahmu.
Sekelas dengan apa dirimu sehingga sanggup mengatakan yang seharusnya tidak kamu katakan di hadapan kami.
Sekuat apa kepalan tanganmu itu sehingga kamu mengepalkan tangan dengan gagah berani karena keangkuhanmu dihadapan muka kami.
Setegar apa jiwamu sehingga kamu sanggup mengatakan kami lemah.
Apakah kamu sudah menyuarakan perbaikan sampai suaramu tidak terdengar oleh telinga yang pura pura tuli itu,,?
Apakah kamu sudah merasakan tangamu terhimpit jutaan kaki kaki yang teramat sombong?
Apakah kamu sudah merasakan duduk dikursi kami dan berdiri diatas meja makannya orang orang munafik itu,,?
Apakah kamu pernah memukul kerasnya kepala mereka yang berfikir untuk kepentingannya sendiri tanpa melihat banyak orang disekitarnya yang butuh perhatian.
Apakah kamu pernah merasakan KEKALAHAN oleh KECURANGAN,,,..?
Katakan saja bahwa kamu itu tidak sehebat mahluk mahluk yang kecil,
berjalan berbaris dan berpegangan tangan,,
Bahu membahu menguatkan barisan demi kebersamaan.
Kebersamaan yang sebagian besar manusia inginkan.
Bahu membahu menguatkan barisan demi kebersamaan.
Kebersamaan yang sebagian besar manusia inginkan.
( Seperti SEMUT ).
Ingat,,,,,,,,,,,,,,!!!!!!!!
Hidup hanya tentang Menanti FAJAR dan Menunggu SENJA
Keduanya hadir setiap hari tanpa INGKAR janji.
Dan hebatnya lagi mereka tidak pernah menjanjikan apa apa.
Akuilah dirimu dan kami MENANTI fajar dan MENUNGGU senja dengan cara yang berbeda.
~ MencariJalanPulang ~
* FirmanHafizd *