Sehingga aku tidak sanggup memutuskan.
Aku harus bertekuk lutut seperti apa.
Setelah aku tau dari banyak orang orang yang dekat denganmu.
Isi dalam makna dan arti kehadiranmu, dan Dunia ini.
Banyak Aturan dan begitu banyak toleransimu.
Banyak tragedi dan banyak cerita yang menginspirasi selaku contoh akan kehadiran dirimu itu nyata adanya.
Akan tetapi aku selalu bertanya.
Aku harus berbuat apa...
Setelah aku tau jalanku terlalu jauh dari tempat PULANG.
Sehingga mencari jalan pulang saja aku tidak sanggup untuk menoleh kebelakang dan memandang lurus jalanan.
Bahkan pencarian ini seperti mencari sehelai benang diatas awan.
Mataku terpejam saat mengingatmu.
Tanganku beriram ketika menyebut namamu.
kakiku bertekuk lutut sujud saat memanggil namamu.
Tapi kenapa....
Kenapa aku tidak bisa selamanya tenang dalam keramaian bersamamu.
Menangis dalam kegembiraan saat aku dalam dekapanmu.
Bahagia dalam kesusahan saat ada disisimu.
Terbangun saat terlelap dalam pangkuanmu.
Aku hanya ingin Pulang...
Tidak lebih dari itu...
Pulang dengan maaf yang terdalam.
Pulang dengan cahayayang cukup.
Pulang dengan keikhlasan tanganmu.
pulang dengan sambutan nikmatmu.
Bukan ancamanmu yang aku ingin terima.
Aku takut TUHAN....
Bantu aku Menemukan Jalan Pulang.
Karena aku sedang Mencari Jalan Pulang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar